Heran ! Polisi Temukan Fasilitas Premium di Dalam Lapas Medan !
Heran! Polisi Temukan Fasilitas Premium di Dalam Lapas Medan!
Medan, 25 Maret 2025 – Publik kembali dibuat geleng-geleng kepala. Sebuah temuan mengejutkan terjadi dalam razia mendadak yang dilakukan oleh aparat gabungan Polrestabes Medan dan Kanwil Kemenkumham Sumut di salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I di Medan. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan fasilitas mewah dan premium di dalam kamar beberapa narapidana!
Dari hasil penggeledahan yang dilakukan pada Minggu malam (24/3), ditemukan TV layar datar, kulkas mini, AC portable, hingga peralatan elektronik pribadi seperti ponsel, tablet, dan bahkan mesin kopi modern di dalam beberapa kamar narapidana yang disebut-sebut “berpengaruh”.
Bukan Kamar Biasa, Tapi Seperti Hotel Mini
Ruangan sel yang seharusnya digunakan untuk pembinaan napi justru tampak seperti kamar hotel kelas menengah. Dinding kamar dicat rapi, ada kasur empuk, bantal bersih, bahkan meja kerja lengkap dengan kursi ergonomis. Beberapa kamar juga diketahui memiliki akses internet Wi-Fi yang berasal dari perangkat router ilegal.
“Kita seperti masuk kos eksklusif, bukan lapas. Ini jelas mencederai semangat keadilan dan pembinaan,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda yang memimpin langsung razia tersebut.
Diduga Ada Oknum Petugas yang Terlibat
Temuan ini menimbulkan dugaan kuat adanya praktik pembiaran atau bahkan kolusi antara narapidana dan oknum petugas lapas. Fasilitas seperti itu mustahil bisa masuk tanpa sepengetahuan pihak internal.
“Kami akan memeriksa jajaran yang bertugas di blok tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada gratifikasi atau penyalahgunaan wewenang,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Dewa Putu Gede.
Pemeriksaan internal pun langsung dilakukan terhadap beberapa sipir dan pejabat struktural lapas.
Napi Kasus Korupsi dan Narkoba Diduga Dapat Perlakuan Istimewa
Dari data yang beredar, sebagian besar penghuni kamar “eksklusif” adalah narapidana kasus korupsi, narkotika kelas kakap, dan pencucian uang. Nama-nama mereka sempat mencuat dalam kasus besar nasional dan disebut memiliki “akses khusus” selama menjalani masa tahanan.
Publik Geram, Netizen Sindir “Lapas Sultan”
Temuan ini langsung viral di media sosial. Banyak netizen menyindir lapas tersebut sebagai “Lapas Sultan Medan”, dan menuntut agar Kemenkumham benar-benar menegakkan asas kesetaraan hukum, bukan malah memberi ruang istimewa bagi napi berduit.
“Hukum katanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Tapi kalau sampai Lapas punya AC dan Wi-Fi, ini sih udah bukan tumpul lagi, tapi pura-pura gak lihat,” tulis salah satu akun X (dulu Twitter).
Janji Evaluasi dan Pembenahan Menyeluruh
Menanggapi kasus ini, Dirjen Pemasyarakatan menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lapas di Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Sumatera Utara.
“Kami tidak akan mentolerir praktik semacam ini. Tugas lapas adalah membina, bukan memanjakan,” tegasnya.
Penutup: Lapas atau Lounge VIP?
Kasus ini menambah deretan panjang kontroversi fasilitas mewah dalam penjara Indonesia. Jika tidak ada langkah tegas, publik akan terus kehilangan kepercayaan terhadap sistem pemasyarakatan yang seharusnya mengedepankan keadilan dan pembinaan.
