Pemerintah kota melalui dinas pekerjaan umum melakukan aksi pembersihan saluran air secara masif di kawasan pesisir guna mengantisipasi luapan air laut pasang. Pengerjaan drainase belawan difokuskan pada pengerukan endapan lumpur padat serta sampah domestik yang menyumbat alur pembuangan utama ke laut. Langkah pencegahan ini diambil sebagai respon cepat atas seringnya terjadi genangan air yang mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat sekitar. Penggunaan alat berat ekskavator diturunkan ke lokasi-lokasi krusial agar alur sungai kecil serta parit pemukiman dapat kembali berfungsi secara optimal mengalirkan debit air.
Proses pembersihan alur pada saluran drainase belawan ditargetkan selesai sebelum puncak musim pasang laut tiba pada bulan ini. Petugas lapangan bekerja membagi area pengerjaan menjadi beberapa zona strategis untuk mempercepat proses pengangkutan sedimen lumpur ke tempat penampungan akhir. Selain mengandalkan mesin pemotong eceng gondok dan ekskavator, partisipasi warga lokal juga digerakkan melalui aksi gotong royong membersihkan parit di sekitar pemukiman. Sinergi ini terbukti efektif membuka kembali celah-celah aliran air yang sebelumnya tersumbat oleh tumpukan sampah plastik.
Peningkatan daya tampung pada struktur drainase belawan secara langsung menurunkan tingkat keparahan genangan rob yang sering melimpas ke jalan utama pelabuhan. Kendaraan angkutan barang dan warga sekitar kini dapat melintas dengan lebih nyaman tanpa khawatir mogok akibat meredam genangan air asin. Pengelola wilayah juga membangun pintu air otomatis baru di beberapa titik pembuangan guna mencegah aliran air laut masuk kembali saat terjadi pasang tinggi. Langkah teknis ini dikombinasikan dengan pengoperasian mesin pompa penyedot berkapasitas besar.
Masyarakat daerah pesisir memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata pemerintah dalam menangani permasalahan banjir tahunan di wilayah permukiman mereka. Kondisi lingkungan permukiman kini menjadi jauh lebih bersih, sehat, serta terhindar dari potensi timbulnya wabah penyakit akibat air tergenang. Pengawasan terhadap pembuangan sampah sembarangan ke dalam parit juga akan diperketat melalui penerapan sanksi administratif dari pihak kelurahan lokal. Kebersihan saluran air merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga keberlanjutannya demi kenyamanan seluruh warga.
Diharapkan pengerukan sedimen ini dapat dilakukan secara berkala dan konsisten setiap tahunnya oleh dinas terkait. Evaluasi fungsi pintu air dan pompa pembuangan akan terus dipantau agar selalu siap beroperasi dalam kondisi darurat pasang laut. Pemerintah daerah juga merencanakan pembenahan struktur dinding parit secara permanent agar tanah longsoran tidak mudah kembali menutupi alur air. Melalui upaya terpadu ini, kawasan pesisir diproyeksikan bebas dari ancaman genangan rob yang merugikan aktivitas publik.
