Warga Medan Geram! Kabel Semrawut di Jalan Ancam Keselamatan dan Estetika Kota

Kondisi kabel udara yang semrawut di berbagai ruas jalan Kota Medan, Sumatera Utara, semakin meresahkan warga. Tumpukan kabel yang menjuntai dan melintang dinilai tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Keluhan warga resah ini semakin sering terdengar dalam beberapa waktu terakhir, terutama di media sosial dan forum-forum komunitas warga Medan.

Pantauan di lapangan pada Selasa, 29 April 2025, menunjukkan bahwa kondisi kabel semrawut terlihat jelas di sejumlah jalan protokol dan jalan arteri di Kota Medan, seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Sudirman, dan Jalan Imam Bonjol. Kabel-kabel dari berbagai provider telekomunikasi dan listrik tampak saling tumpang tindih, bahkan beberapa di antaranya menjuntai rendah hingga hampir menyentuh kepala pejalan kaki atau tersangkut di kendaraan. Kondisi ini tentu saja membuat warga resah dan khawatir akan potensi terjadinya kecelakaan atau gangguan jaringan.

Salah seorang warga Medan yang sering melintas di Jalan Gatot Subroto, Bapak Surya (45 tahun), mengungkapkan keresahannya terkait kondisi kabel semrawut tersebut. “Kondisi kabel di sini sudah sangat parah. Selain terlihat kumuh, saya juga khawatir kalau tiba-tiba ada kabel yang putus dan mengenai pengendara motor atau pejalan kaki. Pemerintah kota harus segera bertindak,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi. Keresahan serupa juga diungkapkan oleh banyak warga resah lainnya melalui media sosial, yang bahkan mengunggah foto-foto kondisi kabel semrawut sebagai bentuk protes.

Menanggapi keluhan warga resah ini, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan memberikan tanggapan. Kepala Diskominfo Kota Medan, Bapak Ardiansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan terkait kondisi kabel semrawut dan sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan listrik, untuk mencari solusi terbaik. “Kami menyadari keresahan warga terkait kondisi kabel yang semrawut. Kami sedang menyusun rencana penataan kabel udara dan secara bertahap akan melakukan perapihan agar tidak lagi mengganggu estetika kota dan membahayakan masyarakat,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon pada Selasa pagi.

Pihak kepolisian dari Polrestabes Medan juga turut memberikan perhatian terhadap masalah ini, terutama dari aspek keselamatan lalu lintas. Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Budi Santoso, mengimbau kepada pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di area dengan kondisi kabel semrawut dan segera melaporkan jika menemukan kabel yang menjuntai rendah dan berpotensi membahayakan. Penataan kabel udara di Kota Medan diharapkan dapat segera terealisasi demi kenyamanan dan keamanan seluruh warga.